Sabtu, 24 Agustus 2013

Lagi ?

lagi dan lagi, kata perpisahan yang terucap dari pesan singkatmu. jantungku berdegup kencang. hatiku pun menangis. aku ingin menangis, tapi tak ada sedikit pun air mata yang keluar. dada ini sakit, menahan beban yang kau berikan . aku tak tau apa yang ada dalam benakmu. setiap kamu mengucapkan perpisahan , kau selalu mengatakannya dengan mantap dan yakin. berbeda dengan ku, untuk mengatakannya saja aku ragu bahkan tak berani. walaupun terkadang terlintas dibenakku ingin berpisah darimu. jarak, haha sesuatu yang sangat ku benci. andai tidak ada jarak diantara kita, andai saja kamu tetap bersamaku, andai saja kita bisa masuk sekolah yang sama. setiap kita berbicara perasaan kau seolah yakin akan bersamaku hingga hari tua nanti. walaupun perjalanan kita masih panjang. kita masih berstatus pelajar. aku bangga pada pemikiranmu. tapi mengapa pemikiranmu itu tidak sesuai dengan tindakanmu. aku tau kamu sibuk, aku tau kamu kepala rumah tangga dikeluargamu. tapi kenapa untuk mengabari ku saja sesulit itu, hanya untuk membuatku tenang saja sangat sulit bagimu. aku tidak pernah marah kau meninggalkan ku. aku hanya minta kabar darimu . apakah itu sulit ? aku selalu mempertahankanmu . aku selalu yakin pada perasaanmu. berkali-kali aku dibuat tak tenang olehmu. apakah aku pernah mengeluh? apakah aku pernah mengucapkan perpisahan ? . Hari ini kau mengucapkannya lagi. tahukah kamu untuk menangis saja aku sudah tidak mampu lagi. hatiku hancur, tapi mungkin dia sudah terbiasa dibuat seperti ini olehmu hingga dia menjadi sekeras batu yang tak mampu lagi kau permainkan. cukup bagiku mengemis perhatian darimu. apakah itu wajar ? bukankah seharusnya sepasang kekasih itu saling mencintai dan mengasihi ? kenapa untuk perhatian darimu saja aku harus menangis, mengemis. aku bukan seorang pengemis. aku bangga dengan hubungan kita yang tetap bertahan hingga saat ini. terserah apa yang kau pikirkan sekarang, kau terlalu mudah membuat keputusan dan selalu menyesal pada akhirnya. aku sudah terbiasa dengan sikap labilmu itu. hari ini kau berkata putus, esoknya kau  memanggilku "sayang" dan berkata kau masih sayang padaku. aku hanya tersenyum padahal hatiku sangat kecewa padamu. terserah kau ingin berpisah, tapi aku tidak pernah menganggap kita berpisah
23.08.2013 f.s

Tidak ada komentar:

Posting Komentar